Warkim Sutarto

Kenapa Setelah Buka Puasa Jadi Ngantuk? Ini Penjelasan Medis dr. Warkim Sutarto dan Cara Mengatasinya

Buka Puasa Jadi Ngantuk

Pacitan, warkimsutarto.com – Kenapa setiap habis buka puasa rasanya langsung ngantuk berat? Ternyata bukan cuma karena kenyang. Ada proses hormon dan metabolisme tubuh yang bekerja setelah kita makan. Kalau pola berbuka tidak tepat, rasa kantuk bisa semakin kuat dan membuat ibadah malam jadi kurang maksimal. Yuk pahami penyebabnya dan mulai atur pola berbuka yang lebih sehat agar tubuh tetap segar selama Ramadan.

Kenapa Setelah Buka Puasa Jadi Ngantuk? Ini Penjelasan Medisnya

Banyak orang mengalami rasa kantuk yang kuat setelah berbuka puasa. Baru saja makan, tubuh terasa lemas dan keinginan untuk langsung rebahan pun muncul. Kondisi ini sebenarnya cukup umum terjadi saat bulan Ramadan.

Fenomena ngantuk setelah buka puasa tidak hanya dipengaruhi oleh rasa lapar yang terpuaskan. Ada sejumlah proses biologis di dalam tubuh yang memicu rasa kantuk tersebut.

Memahami penyebabnya penting agar kita bisa mengatur pola berbuka dengan lebih sehat. Dengan begitu, tubuh tetap bugar dan ibadah di malam hari dapat dilakukan dengan maksimal.

Lonjakan Gula Darah Setelah Berbuka

Salah satu penyebab utama rasa kantuk setelah berbuka adalah peningkatan kadar gula darah secara cepat.

Baca Juga  Apa Bahaya Berbuka Berlebihan Saat Puasa? Simak Dampaknya Bagi Kesehatan dan Cara Aman Mengatasinya

Setelah berpuasa selama berjam-jam, tubuh berada dalam kondisi kekurangan energi. Ketika kita langsung mengonsumsi makanan tinggi gula atau karbohidrat sederhana, kadar glukosa dalam darah akan melonjak drastis.

Tubuh kemudian merespons kondisi ini dengan memproduksi hormon insulin dalam jumlah besar. Insulin berfungsi menurunkan kadar gula darah agar kembali stabil.

Namun, proses ini juga memicu peningkatan hormon serotonin dan melatonin. Kedua hormon tersebut berkaitan dengan rasa rileks dan kantuk.

Itulah sebabnya banyak orang merasa sangat mengantuk setelah berbuka, terutama jika makanan yang dikonsumsi terlalu manis.

Aliran Darah Fokus ke Sistem Pencernaan

Rasa kantuk setelah makan juga berkaitan dengan perubahan distribusi aliran darah di dalam tubuh.

Setelah kita makan, tubuh akan mengalirkan lebih banyak darah ke organ pencernaan seperti lambung dan usus. Tujuannya adalah membantu proses pengolahan makanan.

Akibatnya, suplai darah ke otak sedikit berkurang. Kondisi ini membuat tubuh terasa lebih lemas dan pikiran menjadi kurang fokus.

Inilah yang sering memicu rasa kantuk setelah makan besar saat berbuka puasa.

Baca Juga  RSU Medical Mandiri Pacitan dan PCNU Gelar Pengobatan Gratis di Punung, Rayakan Hari Santri Nasional 2025

Porsi Makan Berlebihan Membebani Tubuh

Faktor lain yang sering memicu kantuk adalah porsi makan yang terlalu banyak saat berbuka.

Ketika lambung menerima makanan dalam jumlah besar sekaligus, tubuh harus bekerja lebih keras untuk mencernanya. Proses ini membutuhkan energi yang tidak sedikit.

Akibatnya, tubuh terasa lebih cepat lelah. Rasa lemas ini sering disalahartikan sebagai kantuk biasa.

Padahal sebenarnya tubuh sedang berusaha keras mencerna makanan yang masuk dalam jumlah besar.

Cara Mengatasi Kantuk Setelah Berbuka

Ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah rasa kantuk berlebihan setelah berbuka puasa.

Pertama, mulailah berbuka dengan makanan ringan seperti air putih dan kurma. Cara ini membantu tubuh menyesuaikan diri secara bertahap setelah seharian berpuasa.

Kedua, berikan jeda sekitar 10–20 menit sebelum makan besar. Jeda ini memberi waktu bagi tubuh untuk menstabilkan kadar gula darah.

Ketiga, hindari konsumsi makanan tinggi gula secara berlebihan. Pilih makanan dengan gizi seimbang yang mengandung protein, serat, dan karbohidrat kompleks.

Selain itu, usahakan tetap bergerak ringan setelah berbuka. Aktivitas sederhana seperti berjalan santai dapat membantu proses metabolisme tubuh.

Baca Juga  Sentuhan Cinta untuk Si Kecil, dr. Warkim Sutarto Hadirkan Layanan Medical Baby and Kids Spa di Pacitan

Pentingnya Pola Berbuka yang Sehat

Mengatur pola berbuka puasa sangat penting untuk menjaga energi tubuh selama Ramadan.

Jika pola makan tidak terkontrol, rasa kantuk bisa mengganggu aktivitas malam hari seperti shalat tarawih, belajar, atau bekerja.

Dengan memilih makanan yang tepat dan mengatur porsi secara seimbang, tubuh akan tetap segar meskipun telah berpuasa sepanjang hari.

Quote Kesehatan

dr. H. Warkim Sutarto, MARS mengatakan:

“Berbuka puasa sebaiknya dilakukan secara bertahap. Hindari langsung makan dalam jumlah besar agar tubuh tidak kaget dan sistem pencernaan dapat bekerja dengan optimal.”

5 Suara Warga
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

lasix water pill

lasix water pill

trackback

get zoloft

get zoloft

trackback

linezolid antibiotic for uti

linezolid antibiotic for uti

trackback

dapoxetine tablet

dapoxetine tablet

trackback

finasteride tablet

finasteride tablet

🔥 Populer Post

Scroll to Top