Warkim Sutarto

Dua Penambang Tewas, DPRD Pacitan Soroti Lemahnya Keselamatan Tambang Rakyat

dr. H. Warkim Sutarto, MARS
dr. H. Warkim Sutarto, MARS Anggota Komisi II DPRD Pacitan

Pacitan, warkimsutarto.com – Dua penambang di Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan tewas diduga karena keracunan gas. Anggota DPRD Pacitan mendesak Pemda agar wajibkan pengawasan tambang rakyat dan pelatihan keselamatan kerja guna cegah korban jiwa kembali.

Kronologi Tragedi dan Seruan DPRD

Pada Sabtu (18/10/2025) sekitar pukul 09.00 WIB di Dusun Jambu, Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, dua penambang batu asah atau ungkal — yakni Misradi (59) dan Sugeng Triono (25) — meninggal dunia dalam sebuah terowongan tambang rakyat. 
Menurut pengungkapan awal, diduga kuat penyebab kematian adalah paparan gas beracun seperti karbon monoksida (CO) atau kondisi hipoksia (kekurangan oksigen) dalam ruang tertutup yang minim ventilasi. Selanjutnya, kondisi kerja yang berat — panas terowongan, kelelahan fisik dan dehidrasi — juga disebut sebagai faktor yang memperparah risiko tewasnya korban.

Menanggapi tragedi ini, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pacitan, dr. H. Warkim Sutarto, MARS, menyampaikan duka cita sekaligus menyerukan agar upaya sistematis keselamatan kerja (K3) di sektor tambang rakyat benar-benar diwujudkan.

Baca Juga  Perkuat Literasi Sejarah, Dinas Perpustakaan Pacitan dan dr. Warkim Sutarto Bahas Penulisan Buku Sejarah Lokal

Mengapa Risiko di Tambang Rakyat Tinggi?

Ruang kerja tertutup dan akumulasi gas berbahaya

Dalam tambang rakyat skala kecil seperti di Pacitan, terowongan yang sempit dan kurang ventilasi memungkinkan gas beracun seperti CO atau nitrogen terakumulasi. Hal ini membuat kondisi hipoksia mudah terjadi.

Kurangnya alat pelindung dan pelatihan

Penambang tradisional seringkali bekerja tanpa APD (Alat Pelindung Diri) seperti respirator, helm, atau sistem peringatan gas. dr. Warkim menekankan bahwa “penggunaan alat pelindung diri … serta pengawasan dan pelatihan dasar keselamatan” harus diterapkan.

Fokus ekonomi vs. keselamatan

Aktivitas tambang rakyat memang penting bagi ekonomi lokal, namun apabila aspek keselamatan diabaikan maka nyawa menjadi taruhannya. Warkim mengingatkan bahwa “kegiatan ekonomi masyarakat harus tetap berjalan, namun tidak boleh mengorbankan keselamatan jiwa.”

Seruan DPRD Pacitan kepada Pemda: Apa yang Diminta?

  1. Pengawasan rutin dan pemetaan tambang rakyat
    Pemerintah daerah diminta memetakan lokasi-lokasi tambang rakyat, melakukan pembinaan dan pengawasan yang memadai. Warkim menilai ini sebagai “pengingat serius” untuk Pemda.

  2. Pelatihan keselamatan kerja dan pemakaian APD
    Pelatihan dasar dan kewajiban memakai APD dalam operasi tambang rakyat harus menjadi regulasi yang ditegakkan secara nyata. Warkim mendorong agar “dilakukan pemetaan dan pembinaan terhadap tambang rakyat di Pacitan.”

  3. Penerapan ventilasi dan sistem aman di terowongan
    Seperti pada kasus ini, kurangnya ventilasi menjadi akar masalah. Regulasi perlu memasukkan persyaratan teknis seperti sistem ventilasi atau monitoring gas.

  4. Koordinasi antar­instansi dan masyarakat
    Tidak cukup hanya kebijakan atas kertas — perlu koordinasi nyata antara Pemda, instansi teknis, aparat keamanan dan masyarakat penambang. Warkim menegaskan hal ini agar korban jiwa tidak terulang.

Baca Juga  Pengurus KONI Pacitan Resmi Dilantik, dr. Warkim Sutarto Dorong Prestasi Atlet Daerah

Implikasi dan Pelajaran untuk Daerah Lain

Insiden ini bukan hanya persoalan lokal Pacitan saja. Sebelumnya, misalnya di Jawa Timur, DPRD Jawa Timur sudah menyoroti tata kelola pertambangan setelah tragedi di Magetan yang menunjukkan bahwa keselamatan pekerja sering terabaikan.
Artinya, model pengawasan dan pelatihan yang diterapkan di Pacitan bisa menjadi pilot project bagi kabupaten/kota dengan tambang rakyat serupa.

Penutup

Tragedi di tambang rakyat Kabupaten Pacitan menunjukkan betapa rentannya sektor ini bila aspek keselamatan diabaikan. Seruan DPRD untuk pengawasan ketat dan pelatihan bukanlah sekadar tuntutan formal — tetapi panggilan untuk mencegah korban jiwa terulang kembali.

Kegiatan ekonomi harus berjalan, tapi keselamatan pekerja jangan jadi korban. Dengan regulasi yang tegas, pengawasan yang konsisten dan pelatihan yang efektif, harapannya sektor tambang rakyat di Pacitan dan sekitarnya bisa berjalan dengan aman dan berkelanjutan.

🔥 Populer Post

Scroll to Top