Warkim Sutarto

DPRD Pacitan Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha, Cegah PMK Jadi Prioritas

pengawasan hewan kurban Pacitan
(Foto : Komisi II DPRD Pacitan menggelar pertemuan koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pacitan – Sumber: pacitanku.com)

Pacitan, warkimsutarto.com – Ketua Komisi II DPRD Pacitan, Rudi Handoko, beserta jajarannya termasuk dr. Warkim Sutarto meninjau kesiapan pengawasan hewan kurban menjelang Idul Adha demi mencegah PMK di Kabupaten Pacitan.

Langkah Tegas DPRD Pacitan Antisipasi PMK Jelang Idul Adha

Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025, Komisi II DPRD Kabupaten Pacitan mengambil langkah antisipatif dengan memperketat pengawasan terhadap hewan kurban. Upaya ini dilakukan untuk menghindari potensi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sebelumnya sempat melanda dan menimbulkan kerugian besar bagi peternak.

Fokus pada Kesehatan dan Kelayakan Hewan Kurban

Ketua Komisi II DPRD Pacitan, Rudi Handoko, menegaskan bahwa pengawasan ini tak sekadar formalitas. Komisi yang membidangi kesejahteraan rakyat ini menggandeng Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk memastikan setiap hewan kurban yang beredar benar-benar sehat dan layak disembelih.

Baca Juga  Monitoring Dapur MBG Ngadirojo: DPRD Pacitan Sidak dan CKG di SMP 3

Menurut Rudi, pihaknya belajar dari pengalaman saat wabah PMK terjadi beberapa tahun lalu. Kala itu, DPRD bahkan membuat kebijakan khusus untuk mengganti hewan ternak yang mati akibat PMK.

“Kami turun langsung saat PMK melanda. Sekarang, kami kembali perkuat koordinasi dengan DKPP untuk memastikan tidak ada celah bagi penyakit ini menyebar,” ungkapnya.

Perketat Lalu Lintas Hewan Masuk ke Pacitan

Salah satu fokus utama pengawasan adalah pada lalu lintas hewan yang masuk ke wilayah Pacitan. Mengingat banyaknya hewan kurban yang datang dari luar daerah, potensi penularan penyakit ternak menjadi ancaman serius jika tidak diantisipasi sejak awal.

Rudi menyebut bahwa pihaknya akan meminta data konkret dari DKPP mengenai kesiapan mereka dalam melakukan inspeksi serta mekanisme seleksi terhadap hewan-hewan yang masuk.

Baca Juga  Buka Puasa Bersama Jurnalis, dr. Warkim Sutarto Soroti Program Makan Bergizi Gratis di Pacitan

“Kami akan pastikan semua hewan yang masuk diperiksa secara menyeluruh. Pengawasan harus selektif dan berbasis data,” ujarnya.

Pantauan Langsung di Pasar Hewan dan Ketersediaan Vaksin

DPRD juga meminta agar petugas lapangan DKPP aktif memantau pasar-pasar hewan di seluruh Pacitan. Pemeriksaan akan difokuskan pada aspek kesehatan dan kelayakan hewan kurban, serta mengevaluasi apakah program vaksinasi terhadap hewan ternak masih berjalan efektif.

“Kami juga akan cek ketersediaan stok vaksin. Pencegahan lebih baik daripada penanganan,” jelas Rudi.

Edukasi dan Kesadaran Peternak Jadi Kunci

Selain pengawasan, edukasi kepada peternak turut menjadi perhatian DPRD. Rudi menekankan pentingnya kebersihan kandang sebagai benteng pertama pencegahan penyakit ternak.

DKPP diminta untuk lebih aktif dalam memberikan penyuluhan dan memantau kondisi kandang, termasuk mengingatkan peternak agar segera menangani hewan yang sakit sebelum kondisinya memburuk.

Baca Juga  RDP Pembahasan Raperda Disabilitas Pacitan: Penghormatan, Pelindungan, dan Pemenuhan Hak Difabel

“Lingkungan kandang yang sehat berdampak langsung pada kesehatan hewan. Jangan tunda pengobatan,” tegasnya.

DPRD Siap Tampung Aspirasi dan Keluhan Masyarakat

Sebagai penutup, Rudi Handoko mengajak masyarakat, untuk aktif berkomunikasi. DPRD terbuka terhadap masukan dan keluhan, khususnya di bidang kesejahteraan rakyat.

“Kalau ada keluhan atau kekurangan pelayanan, sampaikan saja. Kami akan bantu cari solusi bersama,” pungkasnya.

🔥 Populer Post

Scroll to Top